cemungudd bikin tugas.. ( Activity Based Costing)
wlopun sakit kepala, batuk2, meler,.
tetap semangat bikin tugas,
padahal ini tugas kelompok, loh? koq malah aku yang ngerjain sendiri??
huufftt, ve dimna kamu??
miraaa?? masuk kuliah pun egakk hari ini,
dan kiki,, nih lagi tertidur pulas di sebelah aku,
tinggal 1 nomor lagi yang belum siap, semangat yaa bikin tugas nya :) [semangati diri sendiri T.T]
nih dia tugas Akuntansi Biaya
PENERAPAN METODE ACTIVITY-BASED COSTING SYSTEM DALAM MENENTUKAN BESARNYA
TARIF JASA RAWAT INAP
tetap semangat bikin tugas,
padahal ini tugas kelompok, loh? koq malah aku yang ngerjain sendiri??
huufftt, ve dimna kamu??
miraaa?? masuk kuliah pun egakk hari ini,
dan kiki,, nih lagi tertidur pulas di sebelah aku,
tinggal 1 nomor lagi yang belum siap, semangat yaa bikin tugas nya :) [semangati diri sendiri T.T]
nih dia tugas Akuntansi Biaya
Klasifikasi
biaya activity based costing
Activity based costing
Merupakan system akuntansi biaya
yang berbasis aktivitas. Awal activity based costing berorientasi pada
penentuan biaya per unit yang akurat dalam perusahaan manufaktur. Pada tahap
perkembangan selanjutnya, activity based costing tidak lagi fokuskan dalam
perhitungan biaya per unit secara akurat, namun di manfaatkan untuk
menghasilkan informasi tentang aktivitas untuk pengurangan biaya melalui
pemberdayaan personel dalam pengelolaan terhadap aktivitas yang menjadi
timbulnya biaya.
Secara umum pengertian Activity
Based Costing System (ABC System) adalah suatu sistem biaya yang
mengumpulkan biaya-biaya ke dalam aktivitas-aktivitas yang terjadi dalam
perusahaan lalu membebankan biaya atau aktivitas tersebut kepada produk atau
jasa, dan melaporkan biaya aktivitas dan produk atau jasa tersebut pada
manajemen agar selanjutnya dapat digunakan untuk perencanaan, pengendalian
biaya, dan pengambilan keputusan.
Activity-Based Costing (ABC) adalah suatu sistem
informasi akuntansi yang mengidentifikasi berbagai aktivitas yang dikerjakan
dalam suatu organisasi dan mengumpulkan biaya dengan dasar dan sifat yang ada
dan perluasan dari aktivitasnya. ABC memfokuskan pada biaya yang melekat pada
produk berdasarkan aktivitas untuk memproduksi, mendistribusikan atau menunjang
produk yang bersangkutan.
Activity based costing system mengendalikan
biaya melalui penyediaan informasi tentang aktivitas yang menjadi penyebab
timbulnya biaya. Penyebab timbulnya biaya ini dapat dikelola sehingga dapat
mengurangi biaya. Biaya hanya dapat di kurangi secara signifikan melalui
pengelolaan berbasis aktivitas. Activity bassed costing system merupakan system
informasi biaya yang menyediakan informasi lengkap tentang aktivitas untuk
memungkinkan personel perusahaan melakukan pengelolaan terhadap aktivitas. Pengelolaan
terhadap aktivitas ini akan menghasilkan beberapa kemajuan yang memungkinkan
pengurangan biaya.
Mengapa
Activity Based Costing di perlukan
Activity Based Costing di perlukan
untuk menghasilkan informasi biaya berdasarkan aktivitas. Activity Based
Costing juga di perlukan untuk menghasilkan informasi tentang aktivitas untuk
pengurangan biaya melalui pemberdayaan personel dalam pengelolaan terhadap
aktivitas yang menjadi timbulnya biaya.
Activity Based Costing di perlukan untuk
:
1. Memperbaiki kualitas pembuatan
keputusan, atau memperbaiki mutu pengambilan keputusan.
Dengan informasi biaya produk yang lebih
teliti, kemungkinan manajer melakukan pengambilan keputusan yang salah dapat
dikurangi. Informasi biaya produk yang lebih teliti sangat penting artinya bagi
manajemen jika perusahaan menghadapi persaingan yang tajam.
2. Memungkinkan manajemen melakukan
perbaikan terus menerus terhadap kegiatan untuk mengurangi biaya overhead.
Sistem ABC mengidentifikasi
biaya overhed dengan kegiatan yang menimbulkan biaya tersebut.
Pembebanan overhead harus mencerminkan jumlah permintaan overhead (yang
dikonsumsi) oleh setiap produk. Sistem ABC mengakui bahwa tidak semua
overhed bervariasi dengan jumlah unit yang diproduksi. Dengan menggunakan biaya
berdasarkan unit dan non unit overhead dapat lebih akurat ditelusuri ke
masing-masing produk.
3. Memberikan kemudahan dalam
menentukan biaya relevan.
Karena sistem ABC menyediakan
informasi biaya yang relevan yang dihubungkan dengan berbagai kegiatan untuk
menghasilkan produk, maka manajemen akan menghasilkan kemudahan dalam
memperoleh informasi yang relevan dengan pengambilan keputusan yang menyangkut
berbagai kegiatan bisnis mereka.
4. Menyediakan
informasi biaya berdasarkan aktivitas, perbaikan kesinambungan terhadap aktivitas
untuk mengurangi biaya overhead dan memberikan kemudahan dalam estimasi biaya
relevan.
5. system
activity based costing diperlukan sebagai manajemen akan informasi akuntansi
yang mampu mencerminkan konsumsi sumber daya dalam berbagai aktivitas untuk
menghasilkan produk secara akurat, hal ini di dorong oleh:
a.
Penggunaan
teknologi maju dalam pembuatan produk menyebabkan proporsi biaya overhead
pabrik dalam product cost
menjadi dominan.
b. Persaingan global (Global Competition) yang dihadapi perusahaan
manufaktur memaksa manajemen untuk mencari berbagai alternatif pembuatan produk
yang cost effective.
c. Untuk
dapat memenangkan persaingan dalam kompetisi global, perusahaan manufaktur
harus menerapkan market–driven
strategy.
d.
Market–driven strategy
menuntut manajemen untuk inovatif.
e.
Pemanfaatan teknologi komputer dalam
pengolahan data akuntansi memungkinkan dilakukannya pengolahan berbagai
informasi biaya yang sangat bermanfaat dengan cukup akurat.
Sistem
biaya Activity-Based Costing
(ABC) juga di perlukan bagi pihak manajemen perusahaan untuk dapat :
1.
Suatu pengkajian sistem biaya ABC dapat meyakinkan pihak manajemen bahwa mereka
harus mengambil sejumlah langkah untuk menjadi lebih kompetitif. Sebagai
hasilnya, mereka dapat berusaha untuk meningkatkan mutu sambil secara simultan
fokus pada pengurangan biaya yang memungkinkan. Analisis biaya ini dapat
menyoroti bagaimana benar-benar mahalnya proses manufakturing, hal ini pada
gilirannya dapat memacu aktivitas untuk mengorganisasi proses, memperbaiki
mutu, dan mengurangi biaya.
2.
Pihak manajemen akan berada dalam suatu posisi untuk melakukan penawaran
kompetitif yang lebih wajar.
3.
Sistem biaya ABC dapat membantu dalam pengambilan keputusan (management decision making)
membuat-membeli yang manajemen harus lakukan, disamping itu dengan penentuan
biaya yang lebih akurat maka maka keputusan yang akan diambil oleh phak
manajemen akan lebih baik dan tepat. Hal ini didasarkan bahwa dengan akurasi
perhitungan biaya produk yang menjadi sangat penting dalam iklim kompetisi
dewasa ini.
4.
Mendukung perbaikan yang berkesinambungan (continuous
improvement), melalui analisa aktivitas, sistem ABC memungkinkan tindakan
eleminasi atau perbaikan terhadap aktivitas yang tidak bernilai tambah atau
kurang efisien. Hal ini berkaitan erat dengan masalah produktivitas perusahaan.
5.
Memudahkan penentuan biaya-biaya yang kurang relevan (cost reduction), pada sistem
tradisional, banyak biaya-biaya yang kurang relevan yang tersembunyi. Sistem
ABC yang transparan menyebabkan sumber-sumber biaya tersebut dapat diketahui
dan dieliminasi.
6.
Dengan analisis biaya yang diperbaiki, piliak manajemen dapat melakukan
analisis yang lebih akurat mengenai volume produksi yang diperlukan untuk
mencapai impas (break even)
atas produk yang bervolume rendah.
.png)
0 komentar: