cemungudd bikin tugas.. ( Activity Based Costing)

0 Comments

wlopun sakit kepala, batuk2, meler,.
tetap semangat bikin tugas,
padahal ini tugas kelompok, loh? koq malah aku yang ngerjain sendiri??
huufftt, ve dimna kamu??
miraaa?? masuk kuliah pun egakk hari ini,
dan kiki,, nih lagi tertidur pulas di sebelah aku,

tinggal 1 nomor lagi yang belum siap, semangat yaa bikin tugas nya :) [semangati diri sendiri T.T]

nih dia tugas Akuntansi Biaya

PENERAPAN METODE ACTIVITY-BASED COSTING SYSTEM DALAM MENENTUKAN BESARNYA TARIF JASA RAWAT INAP
Klasifikasi biaya activity based costing

            Activity based costing
            Merupakan system akuntansi biaya yang berbasis aktivitas. Awal activity based costing berorientasi pada penentuan biaya per unit yang akurat dalam perusahaan manufaktur. Pada tahap perkembangan selanjutnya, activity based costing tidak lagi fokuskan dalam perhitungan biaya per unit secara akurat, namun di manfaatkan untuk menghasilkan informasi tentang aktivitas untuk pengurangan biaya melalui pemberdayaan personel dalam pengelolaan terhadap aktivitas yang menjadi timbulnya biaya.
Secara umum pengertian Activity Based Costing System (ABC System) adalah suatu sistem biaya yang mengumpulkan biaya-biaya ke dalam aktivitas-aktivitas yang terjadi dalam perusahaan lalu membebankan biaya atau aktivitas tersebut kepada produk atau jasa, dan melaporkan biaya aktivitas dan produk atau jasa tersebut pada manajemen agar selanjutnya dapat digunakan untuk perencanaan, pengendalian biaya, dan pengambilan keputusan.
            Activity-Based Costing (ABC) adalah suatu sistem informasi akuntansi yang mengidentifikasi berbagai aktivitas yang dikerjakan dalam suatu organisasi dan mengumpulkan biaya dengan dasar dan sifat yang ada dan perluasan dari aktivitasnya. ABC memfokuskan pada biaya yang melekat pada produk berdasarkan aktivitas untuk memproduksi, mendistribusikan atau menunjang produk yang bersangkutan.

            Activity based costing system mengendalikan biaya melalui penyediaan informasi tentang aktivitas yang menjadi penyebab timbulnya biaya. Penyebab timbulnya biaya ini dapat dikelola sehingga dapat mengurangi biaya. Biaya hanya dapat di kurangi secara signifikan melalui pengelolaan berbasis aktivitas. Activity bassed costing system merupakan system informasi biaya yang menyediakan informasi lengkap tentang aktivitas untuk memungkinkan personel perusahaan melakukan pengelolaan terhadap aktivitas. Pengelolaan terhadap aktivitas ini akan menghasilkan beberapa kemajuan yang memungkinkan pengurangan biaya.



Mengapa Activity Based Costing di perlukan

            Activity Based Costing di perlukan untuk menghasilkan informasi biaya berdasarkan aktivitas. Activity Based Costing juga di perlukan untuk menghasilkan informasi tentang aktivitas untuk pengurangan biaya melalui pemberdayaan personel dalam pengelolaan terhadap aktivitas yang menjadi timbulnya biaya.
            Activity Based Costing di perlukan untuk :
1. Memperbaiki kualitas pembuatan keputusan, atau memperbaiki mutu pengambilan keputusan.
 Dengan informasi biaya produk yang lebih teliti, kemungkinan manajer melakukan pengambilan keputusan yang salah dapat dikurangi. Informasi biaya produk yang lebih teliti sangat penting artinya bagi manajemen jika perusahaan menghadapi persaingan yang tajam.

2. Memungkinkan manajemen melakukan perbaikan terus menerus terhadap kegiatan untuk mengurangi biaya overhead.
Sistem ABC mengidentifikasi biaya overhed dengan kegiatan yang menimbulkan biaya tersebut. Pembebanan overhead harus mencerminkan jumlah permintaan overhead (yang dikonsumsi) oleh setiap produk. Sistem ABC mengakui bahwa tidak semua overhed bervariasi dengan jumlah unit yang diproduksi. Dengan menggunakan biaya berdasarkan unit dan non unit overhead dapat lebih akurat ditelusuri ke masing-masing produk.

3. Memberikan kemudahan dalam menentukan biaya relevan.
Karena sistem ABC menyediakan informasi biaya yang relevan yang dihubungkan dengan berbagai kegiatan untuk menghasilkan produk, maka manajemen akan menghasilkan kemudahan dalam memperoleh informasi yang relevan dengan pengambilan keputusan yang menyangkut berbagai kegiatan bisnis mereka.
4. Menyediakan informasi biaya berdasarkan aktivitas, perbaikan kesinambungan terhadap aktivitas  untuk mengurangi biaya overhead  dan memberikan kemudahan dalam estimasi biaya relevan.
5. system activity based costing diperlukan sebagai manajemen akan informasi akuntansi yang mampu mencerminkan konsumsi sumber daya dalam berbagai aktivitas untuk menghasilkan produk secara akurat, hal ini di dorong oleh:
a.       Penggunaan teknologi maju dalam pembuatan produk menyebabkan proporsi biaya overhead pabrik dalam product cost menjadi dominan.
b.      Persaingan global (Global Competition) yang dihadapi perusahaan manufaktur memaksa manajemen untuk mencari berbagai alternatif pembuatan produk yang cost effective.
c.       Untuk dapat memenangkan persaingan dalam kompetisi global, perusahaan manufaktur harus menerapkan market–driven strategy.
d.       Market–driven strategy menuntut manajemen untuk inovatif.
e.        Pemanfaatan teknologi komputer dalam pengolahan data akuntansi memungkinkan dilakukannya pengolahan berbagai informasi biaya yang sangat bermanfaat dengan cukup akurat.

Sistem biaya Activity-Based Costing (ABC) juga di perlukan bagi pihak manajemen perusahaan untuk dapat :
1. Suatu pengkajian sistem biaya ABC dapat meyakinkan pihak manajemen bahwa mereka harus mengambil sejumlah langkah untuk menjadi lebih kompetitif. Sebagai hasilnya, mereka dapat berusaha untuk meningkatkan mutu sambil secara simultan fokus pada pengurangan biaya yang memungkinkan. Analisis biaya ini dapat menyoroti bagaimana benar-benar mahalnya proses manufakturing, hal ini pada gilirannya dapat memacu aktivitas untuk mengorganisasi proses, memperbaiki mutu, dan mengurangi biaya.
2.  Pihak manajemen akan berada dalam suatu posisi untuk melakukan penawaran kompetitif yang lebih wajar.
3. Sistem biaya ABC dapat membantu dalam pengambilan keputusan (management decision making) membuat-membeli yang manajemen harus lakukan, disamping itu dengan penentuan biaya yang lebih akurat maka maka keputusan yang akan diambil oleh phak manajemen akan lebih baik dan tepat. Hal ini didasarkan bahwa dengan akurasi perhitungan biaya produk yang menjadi sangat penting dalam iklim kompetisi dewasa ini.
4. Mendukung perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement), melalui analisa aktivitas, sistem ABC memungkinkan tindakan eleminasi atau perbaikan terhadap aktivitas yang tidak bernilai tambah atau kurang efisien. Hal ini berkaitan erat dengan masalah produktivitas perusahaan.
5. Memudahkan penentuan biaya-biaya yang kurang relevan (cost reduction), pada sistem tradisional, banyak biaya-biaya yang kurang relevan yang tersembunyi. Sistem ABC yang transparan menyebabkan sumber-sumber biaya tersebut dapat diketahui dan dieliminasi.
6. Dengan analisis biaya yang diperbaiki, piliak manajemen dapat melakukan analisis yang lebih akurat mengenai volume produksi yang diperlukan untuk mencapai impas (break even) atas produk yang bervolume rendah.

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 komentar: